DIY : Membuat 'Noise Cancellation' Sederhana

Active Noise Control atau disebuat juga Active Noise Cancellation (ANC) adalah teknik menghilangkan (meminimalisir) noise dengan noise. Prinsip dasarnya adalah melawan sinyal suara dengan sinyal suara sejenis namun berbeda fase, misalnya dengan beda fase 180 derajat.

Konsep
Konsep dasar noise cancellation sangat sederhana. Seperti dalam cerita pendekar pencak silat, biasanya bila salah satu pendekar tersebut terkena racun, maka obatnya juga berupa racun. Begitu juga dengan noise, untuk menghilangkannya juga diperlukan noise namun dengan fase yang berkebalikan, atau disebut anti noise. Hasilnya, sinyal residu seperti tampak sebagai warna merah pada gambar dibawah, menghasilkan sinyal dengan amplitudo nol, alias tidak ada noise. Begitulah cara kerja noise cancellation secara ideal.

anc

Noise (biru) + Anti Noise (hijau) = Sinyal Residu (merah)

DIY

Sekarang saatnya Do It Your Self (DIY), bagaimana membuat noise cancellation sederhana? Noise cancellation sebenarnya sudah diaplikasikan pada banyak perangkat atau divais. Coba cek smartphone anda, bila ada lubang (mic) kecil di bagian atas smartphone anda, berarti smartphone tersebut sudah memiliki active noise cancellation dengan mikrofon tersebut sebagai sensornya, Tapi tunggu dulu, sebelum berbicara high-end technology, ada baiknya kita bisa memperagakan konsep noise cancellation sederhana diatas.

Alat dan bahan :

  1. Generator sinyal
  2. Speaker (2 buah)
  3. Wiring (pengkabelan)
anc

Percobaan Noise Cancellation Sederhana

Generator sinyal berfungsi untuk membangkitkan sinyal suara, misalnya suara (tone) dengan frekuensi 500 Hz. Dua buah speaker dipasang berhadapan sesuai gambar, kedua speaker tersebut mengemisikan suara dengan frekuensi yang sama, yakni 500 Hz. Sambungkan speaker dengan sinyal generator, dan bunyikan/nyalakan sinyal generator. Sekarang saatnya memperagakan fenomena noise cancellation ini, how it works?

 

How it works?

Sinyal suara (tone) yang diemisikan adalah 500 Hz. Agar diperoleh beda fase 180 derajat antar kedua speaker yang dipasang berhadapan tersebut, maka panjang gelombang sinyal tersebut adalah :

\lambda = c/f

dimana \lambda adalah panjang gelombang, c adalah kecepatan suara (343 m/s) dan f adalah frekuensi sinyal suara (500 Hz). Dari persamaan tersebut diketahui bahwa besarnya \lambda adalah 0.686 m atau sebesar 68,6 cm. Dengan demikian noise cancellation akan terjadi jika jarak antar speaker tersebut sebesar \lambda atau kelipatannya. Untuk mendapatkan hasil maksimal, posisi dan jarak speaker harus dikondisikan dalam kondisi ideal dan se-presisi mungkin.

Selamat mencoba!

Avatar

Bagus Tris Atmaja

Menyelesaikan Sarjana di Teknik Fisika, ITS (2009) dan master (2012)  yang mengabdikan hidupnya pada almamater yang sama, VibrasticLab TF-ITS. Saat ini sedang menempuh pendidikan Doktor di JAIST, Jepang

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*