Integrasi REFPROP dengan Microsoft Excel

Reference Fluid Thermodynamic and Transport Properties Database (REFPROP) merupakan sebuah software yang dipergunakan untuk mengetahui sifat fluida dengan memasukkan tingkat keadaan yang telah diketahui. Perangkat lunak ini diluncurkan oleh National Institute of Standard and Technology (NIST), U.S. Department of Commerce.

Perangkat lunak ini pertama kali diluncurkan pada tahun 1989 dengan nama REFPROP ("REFrigerant PROPerties” versi 1.0). REFPROP versi 1.0 ini memiliki basis data berisi 15 fluida murni, yang hanya terdiri atas campuran biner berdasar kerja Morrison and McLinden yang berjudul “Application of a Hard Sphere Equation of State to Refrigerants and Refrigerant Mixtures”.

Bagi mahasiswa dan peneliti, perangkat lunak ini tentu sangat membantu karena tidak perlu melakukan interpolasi data sifat fluida jika tingkat keadaan fluida tersebut tidak tercantum pada tabel sifat fluida pada buku termodinamika. Selain itu, REFPROP memiliki basis data refrigeran yang kaya, terutama refrigeran jenis baru yang digadang-gadang sebagai refrigeran dengan Ozone Depletion Potential (ODP) dan Global Warming Potential (GWP) rendah.

Sebenarnya sifat fluida dapat  dicari menggunakan REFPROP saja tanpa menggunakan perangkat lunak lembar kerja (spreadsheet) seperti Microsoft Excel. Namun, cara ini cenderung lebih sulit karena untuk memperoleh sifat fluida perlu memasukkan tingkat keadaan pada perangkat lunak REFPROP.  sifat  fluida tersebut kemudian disalin dan ditempelkan  secara manual pada lembar kerja di Microsoft Excel untuk pengolahan data. REFPROP 10 memiliki fitur yang memudahkan pencarian sifat fluida yang terintegrasi dengan Microsoft Excel. Artikel ini bertujuan untuk memandu integrasi perangkat lunak REFPROP versi 10 dengan Microsoft Excel. Pada Artikel ini, penulis menggunakan Microsoft Windows 10 dan Microsoft Excel 365. Sebelum menggunakan REFPROP 10, pastikan Microsoft Excel sudah diaktivasi sehingga fitur-fitur Visual Basic for Application (VBA) Excel sudah aktif.

Sebagai informasi, perangkat lunak REFPROP merupakan perangkat lunak berbayar yang dapat dibeli dan diunduh melalui situs web NIST. Versi gratis dari perangkat lunak ini, mini-REFPROP, yang dapat digunakan untuk tujuan pengajaran dan pengenalan termodinamika bagi mahasiswa dapat diunduh di tautan berikut.

Sebelumnya installah perangkat lunak REFPROP 10  dan pilihlah drive C untuk drive instalasi. Permasalahan integrasi refprop dengan Excel akan muncul jika instalasi tidak berada di drive C.

Prosedur integrasi REFPROP dengan Microsoft Excel adalah sebagai berikut:

  1. Buka folder REFPROP pada drive C: kemudian buka fail REFPROP.XLS. Tampilan fail REFPROP.xls dapat dilihat pada Gambar 1. Perlu diketahui REFPROP versi 10 memiliki perbedaan kode VBAdibanding versi sebelumnya (REFPROP 9.1). Perbaikan fiturnya adalah bahwa kode VBA pada REFPROP versi 9.1 dapat terbaca di REFPROP versi 10.
  2. Untuk membuka VBA Excel dari file REFPROP.xls, dengan cara membuka  Developer sebagai berikut klik tab File > Option dan klik Option > Customize Ribbon (Gambar 2). Kemudian centang Developer dan klik OK. Untuk membuka VBA Excel Tekan  Alt + F11 atau klik tab Developer > Visual Basic (Gambar 3).
  3. Pada VBA Excel dari REFPROP.xls muncul dengan dua module “ConvertRefprop9to10” dan “Refprop10Code”.  Kedua Modul tersebut dieksport ke sebuah folder dengan cara klik kanan pada modul “ConvertRefprop9to10” dan “Refprop10Code” kemudian klik Export File (Gambar 4). Setelah jendela ekspor muncul maka klik save (Gambar 5).
  4. Selanjutnya melakukan pengaktifan user variable refprop. Untuk mengaktifkan user variable REFPROP, buka  “Edit the system environment variables” (Gambar 6) yang tersedia di Control Panel sistem operasi Windows. Dapat  juga dilakukan dengan mengetik “env” pada kolom pencarian Windows. Setelah Jendela system properties muncul, klik “Environment Variable” (Gambar 7). Kemudian pada user variable klik new (Gambar 8). Kemudian Pada New User Variable (Gambar 9), isilah kolom REFPROP pada Variable name dan untuk variable value carilah file REFPRO.DLL di folder instalasi REFPROP. Kemudian klik OK. Setelah itu, klik OK pada Environment Variables.
  5. Sampai di sini pengintegrasian REFPROP dan Microsoft Excel telah berhasil dilakukan, maka kemudian buka Workbook baru (Gambar 10) di Microsot Excel untuk mengubah setting trust centre. Kemudian klik File > Options (Gambar 11) . Ketika Jendela Excel Options terbuka, klik Trust Centre > Trust Centre Settings (Gambar 12). Klik opsi Massage Bar kemudian pilih opsi "Never show information about blocked content" dan "Show Policy Tip in the Massage bar. Turning this off will disable all policy Tips unless your organization requires it” (Gambar 13).
  6. Bukalah VBA Excel dengan menekan Alt+F11 pada kibor atau pilih opsi Visual Basic di tab Developer. Pada bagian Project, klik kanan pada folder Microsoft Excel Objects dan klik "Import File" (Gambar 14).  Impor fail “ConvertRefprop9to10.bas” dan “Refprop10Code.bas” (Gambar 15).  Tampilan modul “ConvertRefprop9to10” dan “Refprop10Code” yang berhasil diimpor ditunjukkan oleh Gambar 16.
  7. Tutup jendela VBA dan ketik =REFPROP di sel worksheet untuk mengecek apakah REFPROP sudah terhubung dengan Excel. Jika sudah terhubung, maka terlihat bahwa fungsi REFPROP sudah aktif (Gambar 17). Sebagai contoh, sifat densitas dari air akan dipanggil pada tingkat keadaan temperatur 300 K dan tekanan 2 MPa. Ketik =REFPROP("D","water","TP", "SI", 300, 2). Dengan D adalah densitas, “water” adalah fluida yang dipanggil sifatnya, TP adalah temperatur dan tekanan (Pressure) yang diketahui berdasarkan tingkat keadaan, SI adalah satuan yang digunakan, 300 adalah temperatur fluida dan 2 adalah tekanan fluida. Sehingga diperoleh nilai densitas sebesar 997.4077 Kg/m3 (Gambar 18). Gambar 19 menunjukkan penyimpanan fail excel, simpanlah dengan ekstensi Excel Macro-Enabled Workbook (*.xlsm).

 

Gambar 1. Tampilan fail REFPROP.XLS

Gambar 2. Pengaktifan Tab Developer

Gambar 3. Opsi Visual Basic pada tab Developer

Gambar 4. Proses ekspor module

Gambar 5 ekspor kedua module pada sebuah folder

Gambar 6. Pencarian "Edit the system environment variables" melalui kolom pencarian Windows

Gambar 7. Opsi Environment Variable pada system properties

Gambar 8. Membuat "Environment variable" baru

Gambar 9. Pemanggilan fail REFPROP.dll

Gambar 10. Membuat workbook baru pada Excel

Gambar 11. "Options" pada tombol tab File

Gambar 12. Opsi "Tust Centre Settings" pada "Excel Option"

Gambar 13. Pengesetan "Massage Bar for All Office Applications."

Gambar 14. Mengimpor fail melalui jendela VBA Excel

 

Gambar 15. Fail berekstensi .bas yang diimpor

Gambar 16. Dua module yang berhasil diimpor di bawah "VBAProject (Book2) > Modules"

Gambar 17. Fungsi REFPROP sudah muncul di Microsoft Excel

Gambar 18. Contoh pemanggilan densitas air menggunakan fungsi REFPROP

Gambar 19. Penyimpanan fail dalam ekstensi *.xlsm

 

Demikian tutorial pengintegrasian REFPROP 10 dengan Microsoft Excel. Artikel selanjutnya akan membahas tentang cara pemanggilan sifat fluida dengan variasi yang lebih detail dan penggunaan VBA excel untuk aplikasi mekanika fluida dan perpindahan Panas.

Referensi

  1. https://www.nist.gov/programs-projects/reference-fluid-thermodynamic-and-transport-properties-database-refprop
Teguh Hady Ariwibowo

Teguh Hady Ariwibowo

menyelesaikan sarjana Teknik Fisika (2010), magister bidang Rekayasa Konversi Energi Teknik Mesin (2012) di ITS, dan doktor bidang Rekayasa Termal Teknik Mesin di Saga University Jepang (2020). Saat ini menjadi Dosen di Sistem Pembangkit Energi di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) sejak 2011.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*